Explore waduk nipah

Sabtu, 08 Agustus 2020

Mimpi yang tersulam benang benang masalalu

 Mentari telah menjulangkan sinarnya,

Embun menyapa daun yang melayu,
Dan burung burung telah beranjak jauh mencari makanannya,
Mengiringi itu siul lelaki yang berhias putih rambutnya,



Hentakan bunyi langkah kaki penjemput bahagia,
Dengan harapan melihat senyum kecil buah hatinya
Bersama dengan impian yang telah terukir yang sangat didambakan,

Seraya berkomat kamit berbicara dengan tuhannya, "tuhan, temanilah langkah demi langkahku agar keinginan ini tidak membawaku jauh darimu

-bersambung. . .

Suasana pagi, dipelupuk mata sang cinta


Kamis, 28 Mei 2020

Merindumu dalam semu

Sang pujangga

mencari cinta menunjukan suatu kebodohan, menghabiskan waktu tuk mencari cinta, padahal cinta telah tertulis dipapan sana, kau tak usa repot-repot karna cintamu sudah tertulis lengkap beserta tempat dan masanya, tugasmu adalah mengaplikasikan cintamu dalam keindahan.



  dikala kau mencarinya kau hanya menyiakan nyiakan kesempatanmu untuk menjadi yang baik untuk calon kekasih sejatimu, jadi jangan lah kau mencarinya karna lebih baik bagimu mempersiapkan diri sebagai penyambut yang sejati dan diimpikan, kau memperbaiki kekasihmu saat ini sedangkan itu masih belom tentu jodohmu, hakmu hanya mengingatkan kekasihmu itu bahwa seorang pria menyukaimu dikala kmu perhatian pada dirinya

 

   memasrahkan diri itu harus, namun bukan pasrah tanpa berjuang, berjuang dan berdoalah dahulu, setelah itu kau bisa memasrahkan dengan keyakinan bahwa allah tak akan tega melihat begitu besar perjuangan hambanya, dengan melakukan perintah dan menjauhi larangannya demi mengharap irodahnya,

   tanpa kau mohon allah telah tau apa yang kau ingin kan, namun allah melihat perjuanganmu, sehingga allah menggantikan dengan oreng yang lebih baik,

namun kau tidak terima itu, karna kau terlalu memandang jauh kedepan sehingga lupa akan semua sesuatu itu kehendaknya, jika kau memang cinta pada kekasihmu, maka perbaikilah dya, semuga allah menjadikan yang terbaik untukmu, namun jika tidak, semuga allah menggantikan yang lebih dari yang kau perbaiki itu.




Serabut akar yang tak pernah terlihat

Kebencian merupakan akar segala kerusakan dimuka bumi ini, namun itu semua dapat ditanggulangi dengan membiasakan diri untuk menyikapi dengan baik nan tenang,



Ketika manusia tak lagi mengerti arti harmonis, keangkuhan dan ke egoisan akan subur tumbuh dibenaknya.

Sungguh sengsaralah ia yang merawat keegoisan itu tanpa pernah mendidik untuk menjadikan diri sebagai salah satu dari jenis kasih sayangnya.